Tuesday, August 22, 2017

7 Tips Untuk Memilih Minuman Mineral Kemasan

Tak dapat dipungkiri bahwa air kemasan menjadi kebutuhan setiap orang dalam aktivitas sehari-hari. Namun, akhir-akhir ini air minum dalam kemasan telah menjadi ajang seru di kalangan masyarakat.

Percakapan itu termasuk salah satu label air kemasan berusia 44 tahun. Video yang berlangsung sekitar selusin detik, menunjukkan bagaimana tutup botolnya mencapai 330 mililiter.

Jika seseorang biasanya harus mematikan tutup botol untuk membukanya tidak terlihat bagus di video. Tutup botol tidak lagi diputar, tapi dicungkil di bagian atas dengan mudah.

Dalam pernyataan resmi www.artikelkesehatantubuh.com Danone di situs aslinya, mereka mengatakan bahwa dia masih melakukan lebih banyak pencarian terkait dengan video tersebut.

Video menjadi virus yang tentu saja akan menjadi perhatian konsumen. Untuk itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli air kemasan.

1. Amati suhu saat membeli
Air minum dalam kemasan biasanya dijual di jalan menuju supermarket. Saat haus menyerang tenggorokan tidak menutup kemungkinan seseorang membeli minuman di tempat terdekat.

Namun, ada kebutuhan untuk diingat bahwa hal itu terkait dengan suhu iklim saat membeli air kemasan. Perubahan kualitas akan terjadi jika air minum terkena panas terlalu lama. Hal itu seperti dikatakan pakar kesehatan olah raga, Imran Agus Nur Ali beberapa waktu lalu.

"Udara yang terlalu panas juga mempengaruhi kandungan, apalagi kalau kita adalah negara tropis. Jika suhunya terlalu panas dan terkena langsung bisa merusak kualitas," kata Imran.

Pengaruh suhu juga terkait dengan penggunaan plastik yang mengemas air minum. Air minum plastik memiliki kualitas yang berbeda dengan kemasan makanan plastik tahan panas.

2. Lihat formulir pengepakan
Melihat bentuk kemasannya dianggap cara termudah untuk melihat kualitas air minum. Seseorang disarankan untuk tidak membeli air kemasan jika kemasannya penyok atau botolnya sudah berubah bentuk meski masih ada air di dalamnya.

Selain bentuk botol yang berubah, kata Imran, orang juga harus melihat bagian bawah pantatnya. "Jika Anda membeli air minum sebaiknya botol pertama terbalik, diverifikasi ada yang bocor atau tidak karena bocornya tidak bagus untuk kualitas air," katanya.

Perhatikan juga tanda polyethylene terephthalate (PETE) berbentuk segitiga dalam kemasannya. Kemasan yang menggunakan tanda berwarna terang, permukaannya halus, tidak mudah rusak atau pecah dan kuat. Namun, itu hanya bisa sekali pakai.

3. Lihatlah lingkungan penyimpanan
Tanpa diragukan lagi, lingkungan memiliki pengaruh penting terhadap kualitas air kemasan. Meski sudah dikemas dengan baik, namun lingkungannya tidak bersih juga bisa mencemari air kemasan.

"Perhatikan lingkungan penyimpanan jika kotor atau tidak karena penting untuk menghindari kontaminasi," katanya.

4. Lihat Tanggal Kadaluarsa
Yang penting untuk diingat saat membeli air atau makanan dalam kemasan adalah tanggal kadaluwarsa. Ini adalah petunjuk berapa lama kualitas minuman bisa bertahan.

Dilaporkan dari beberapa sumber, seseorang menghindari pembelian minuman yang mendekati atau di luar tanggal kedaluwarsa. Konsumsi air tidak layak dikonsumsi.

5. Amati warna dan bau air
Warna air minum dalam kemasan yang baik pastinya jernih. Selain itu, air kemasan seharusnya tidak berbau dan gurih.

Aroma bau aneh setelah wadah dibuka dan biasanya bau residu klorin di air PAM atau PDAM. Sementara itu, kualitas airnya berbau air tawar dari pegunungan.

6. Kocok dulu
Untuk memastikan agar air dalam kemasannya tetap berkualitas maka harus diguncang dulu. Tidak sampai disitu, setelah digoyang, air minum bisa diarahkan ke cahaya atau listrik atau sinar matahari.

Tujuannya adalah untuk melihat apakah ada serat putih yang seperti kapas atau tidak. Jika ada serat putih dalam air minum, maka tidak disarankan untuk membelinya. Serat putih di air menunjukkan bahwa kualitas air telah menurun.

7. Anda harus terdaftar
Produk minuman yang beredar di masyarakat harus diakui dan terdaftar di Kementerian Kesehatan. Jumlah yang disebutkan biasanya akan dimulai dengan MD no atau ML no.

Jika tanda itu tidak ada, bisa ditafsirkan bahwa air minum dalam kemasan itu ilegal. Selain itu, produk minuman harus mendapatkan label standar nasional Indonesia berdasarkan standar Kementerian Perindustrian dan Perdagangan. Label yang dianggap sudah memenuhi persyaratan air minum adalah amam, sehat dan bermanfaat.

No comments:

Post a Comment